Cara Membuat Proposal Usaha
07 Agu

CARA MEMBUAT PROPOSAL USAHA :: Bagaimana cara membuat proposal Usaha Yang Baik dan Benar. Dalam artikel sebelumnya yang hampir sama membahas Contoh Proposal yaitu Proposal Penelitian, kali ini dalam kesempatamn ini akan di njelaskan tentang Proposal Usaha.

Cara Membuat Proposal Usaha

Cara Membuat Proposal Usaha | photo by JESHOOTS.COM

Proposal Usaha yang sering kita temukan di sekitar kita seperti usaha makanan, usaha kecil, usaha roti bakar, makanan ringan, usaha distro, proposal bisnis, proposal wirausaha, dan lain-lain. Dari berbagai macam usaha tersebut tentusaja proposal yang dibuat akan membuat kesimpulan yang hampir sama.

Berikut ini kami paparkan bagaimana cara membuat proposal yang baik dan benar.

PROPOSAL USAHA – UNSUR DALAM PROPOSAL USAHA

Pada saat membuat proposal usaha, tentunya seorang penulis sudah berniat dan tujuan agar proposal yang akan disusun tersebut menarik elegan, menarik, elegan, benar dan pantas agar segera mendapatkan persetujuan. Sehingga tujuan untuk mengadakan permintaan barang atau pengadaan dana lebih mudah terealisasikan.

Agar proposal tersebut benar dan sesuai dengan tujuan diatas, maka diperlukan adanya unsur-unsur yang harus ada pada setiap pembuatan proposal usaha yaitu antara lain

1. LATAR BELAKANG MASALAH

Pada bagian awal sebuah proposal didahului dengan penjelasan latar belakang masalah. Pada bagian latar belakang masalah ini dikemukakan adanya kesenjangan antara harapan mayoritas orang dengan kenyataan yang ada. Kesenjangan tersebut berupa kesenjangan teoritik maupun kesenjangan praktis yang melatarbelakangi masalah yang hendak diteliti penulis. Latar belakang masalah pada proposal juga memaparkan penjelasan teori, hasil-hasil penelitian sebelumnya yang relevan, kesimpulan pada seminar-seminar yang relevan, hasil-hasil diskusi ilmiah oleh para ahli, serta pengalaman-pengalaman pribadi yang memiliki kaitan erat dengan pokok masalah yang akan diteliti. Oleh karena itu, pemilihan masalah memiliki pijakan alasan yang kuat dan kokoh sehingga dapat dipertanggungjawabkan.

 

2. RUMUSAN MASALAH

Rumusan masalah di dalam penelitian disusun dan dinyatakan secara tersurat dalam bentuk pertanyaan-pertanyaan yang hendak dicari jawabannya dalam penelitian tersebut. Penyajian rumusan masalah hendaknya tersusun secara singkat, jelas, padat, menuju sasaran dan dinyatakan dalam bentuk kalimat-kalimat pertanyaan. Penyusunan rumusan masalah dalam proposal usaha sebaiknya menyajikan variabel-variabel yang diteliti dan dapat diujikan secara empiris.

 

3. TUJUAN PENELITIAN

Tujuan penelitian dalam sebuah proposal usaha atau penelitian diungkapkan pada sasaran yang hendak dicapai. Tujuan penelitian mengacu pada rumusan masalah dan dinyatakan dalam bentukan kalimat kalimat pernyataan.

 

4. HIPOTESIS

Hipotesis dalam sebuah proposal usaha atau penelitian berisi pengajuan dan penjabaran jawaban-jawaban sementara terhadap masalah yang telah dirumuskan agar lebih jelas hubungan antara masalah yang diteliti dengan jawabanannya. Pada bagian hipotesis ini sebaiknya berisi kalimat-kalimat pernyataan, kemudian dirumuskan dengan singkat, padat serta jelas, rumusan dapat diuji secara empiris dan menyatakan hubungan yang jelas antara dua variabel atau lebih

 

5. ASUMSI PENELITIAN

Asumsi penelitian adalah asumsi atau anggapan dasar tentang suatu hal yang dapat dijadikan acuan dan pijakan berpikir dan bertindak dalam melaksanakan penelitian. Dalam hal ini asumsi penelitian tidak perlu dibuktikan kebenarannya, tetapi dapat langsung memanfaatkan hasil penelitian yang relevan oleh peneliti sebelumnya

 

6. MANFAAT PENELITIAN

Manfaat penelitian merupakan bagian untuk menunjukkan mengenai pentingnya dilakukan penelitian ini terutama bagi pengembangan ilmu pengetahuan atau pelaksanaan pembangunan dalam arti yang luas. Bagian manfaat penelitian ini juga dikatakan berisi alasan kelayakan atas masalah yang diteliti

 

7. RUANG LINGKUP dan KETERBATASAN PENELITIAN

Dalam melakukan sebuah penelitian terkadang menemukan kendala-kendala, oleh karena itu bagian ruang lingkup dan keterbatasan masalah ini sebagai informasi kepada pembaca mengenai hal-hal tersebut. Keterbatasan ruang lingkup kajian ini terpaksa harus dilakukan karena alasan-alasan prosedural, teknik penelitian, ataupun karena alasan logistik. Keterbatasan penelitian juga terkadang terkendala yang bersumber dari adat, tradisi, etika, kepercayaan yang tidak memungkinkan pencarian data yang diinginkan peneliti.

Demikian artikel kami mengenai Cara Membuat Proposal secara lengkap. Semoga dapat memberikan manfaat dalam kesuksesan usaha Anda.

Salam Mitra, Kang Wuri

> Baca juga artikel   Strategi Paling Ampuh Cara Pemasaran via Online

Tinggalkan komentar