Cara Mudah Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) pada Produk UKM
05 Agu

Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP)  merupakan hal terpenting dalam setiap bisnis, apapun jenis bisnisnya. Karena dengan Harga Pokok Penjualan (HPP) kita bisa menentukan harga jual sehingga bisa menseting perhitungan laba sesuai yang kita inginkan.

Perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) merupakan faktor penting untuk penentuan harga jualnya.

Hal yang sangat fatal bagi perusahaan adalah jika tidak ada panduan dasar perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP). Karena tanpa melakukan perhitunganHarga Pokok Penjualan (HPP) kita tidak tau sejauh mana bisnis tersebut sebenarnya memberikan keuntungan.

Cara Mudah Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) pada Produk UKM

Cara Mudah Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) pada Produk UKM | photo by Breakingpic

Manfaat adanya HPP

Manfaat dari adanya perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) adalah sebagai berikut :

1. Dapat Menentukan Harga Jual

Dengan adanya HPP yang dibuat maka akan muncul harga yang akan digunakan untuk standar negosiaasi dengan konsumen, tentu saja faktor spesifikasi produk dan jumlah juga berpengaruh. Dengan adanya harga jual maka besarnya beban yang ditanggung oleh pihak produsen dan konsumen akan mudah diketahui.

 

2. Alat mengetahui realisasi Biaya yang dikeluarkan

Informasi HPP ini bisa digunakan untuk memantau budget yang dianggarkan dengan jumlah biaya yang direal dikeluarkan. Munculnya angka akan memudahkan dalam menentukan dan mengawasi keuangan.

 

3. Membantu menghitung laba rugi

Dengan melakukan perhitungan Harga Pokok Penjualan seorang pengusaha dapat mengetahui pesanan menghasilkan laba atau sebaliknya. Bisa juga untuk menentukan besarnya target yang akan dicapai.

> Baca juga artikel   Istilah-Istilah Lengkap Akuntansi - Bagian 6

 

Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan atau HPP

Ketika menghitung HPP maka akan muncul unsur unsur pembentuk harga yang secara otomatis melekat pada nilai HPP yang terbentuk. Adapun unsur-unsur pokok pembentuk Harga Pokok Penjualan yang perlu Anda pahami, yaitu:

Persediaan Awal Barang

Persedian awal barang merupakan persedian barang yang tersedia diawal suatu priode. Besarnya persediaan dipengaruhi beberapa hal seperti kebijakan khusus perusahaan, proyeksi penjualan kedepan serta harga bahan baku yang terupdate. Ketiganya akan mempengaruhi kebijakan jumlah persediaan yang harus ada pada awal tahun.

 

Persediaan akhir

Persedian akhir barang dagang adalah persedian barang-barang pada akhir suatu periode atau akhir tahun tutup buku. Tidak jauh berbeda dengan persediaan aawal, untuk persediaan akhir ini dipengaruhi oleh aktivitas sirkulasi penjualan produk serta proyeksi tahun kedepan.

 

Pembelian bersih

Pembelian yang dilakuakan perusahaan baik peembelian barang oleh perusahaan, baik yang bersifat rutin maupun insidental. Maksud pembelian bersih ini adalah pembelian yang murni tanpa ada unsur narkup karena alasan tertentu.

 

Biaya Bahan Baku

Bahan baku adalah dasar yang digunakan untuk membuat produk jadi yang siap pakai. Bahan baku yang dimaksud adalah semua bahan bahan yang melekat pada produk yang dijual.

Setelah kita mengetahui unsur unsur penting dalam penyusunan HPP seperti yang sudah saya jelaskan diatas. Maka berikut ini akan saya lengkapi Cara Mudah Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) yang saya lengkapi dengan langkah dengan langkah supaya memudahkan bagi para pelaku bisnis pemula:

> Baca juga artikel   Istilah-Istilah Lengkap Akuntansi - Bagian 3

 

 

Cara Menghitung Penjualan Bersih

Unsur-unsur yang terdapat pada penjualan bersih terdiri dari, Penjualan kotor, retur penjualan, potongan penjualan dan penjualan bersih. Untuk mencari penjualan bersih.

Rumusnya:

Penjualan bersih = Penjualan Kotor – Retur Penjualan – Potongan Penjualan

Cara Menghitung Pembelian Bersih

Unsur-unsur yang ada di dalamnya adalah, pembelian kotor, biaya angkut pembelian, retur pembelian dan pengurangan harga, retur pembelian, potongan pembelian

Rumusnya:

Pembelian bersih= Pembelian = biaya angkut pembelian –retur pembelian – potongan pembelian

Cara Menghitung Biaya produksi penjualan

Unsur-unsur didalam harga pokok penjualan adalah, persedian awal barang, pembelian, biaya angkut pembelian, retur pembelian dan pengurangan harga dan potongan pembelian.

Rumusnya:

HPP = Persedian awal barang = pembelian bersih – Persediaan akhir

Cara Menghitung laba

Laporan ini menyajikan sumber pendapatan dan beban suatu perusahaan selama priode tertentu atau tahun buku penjualan.

Rumusnya:

Mengitung Laba Kotor= Penjualan Bersih – Harga pokok penjualan

 

Laba Bersih sebelum pajak adalah: Laba Kotor – Total Biaya.

 

Dibawah ini akan saya tampilkan gambar cara perhitungan HPP yang sudah kita disain untuk mempermudah para pembaca.

 

 

Tinggalkan komentar