Pentingnya Manajemen Operasional di Perusahaan Anda
05 Agu

Pengertian dan Definisi Manajemen Operasional

Prinsip dasar manajemen merupakan yaitu planing, organisation, actualiting chek merupakan hal pokok yang merupakan inti dari management operasional ini. Sehubungan dengan hal tersebut manajemen operasional adalah merupakan proses pengambilan keputusan tentang penggunaan sumber daya dari kegiatan produksi dalam rangka menghasilkan barang atau jasa sehingga mencapai sasaran yaitu tepat waktu, tepat jumlah, tepat mutu, dengan alokasi biaya yang efisien dan efektif. Sehingga perjalanan operasional perusahaan dapat sejalan dengan apa yang direncanakan sebelumnya.

Pentingnya Manajemen Operasional di Perusahaan Anda

Pentingnya Manajemen Operasional di Perusahaan Anda | photo by Startup Stock Photos

Definisi management operasional menurut para ahli bisa dilihat dalam penjelasan berikut:

Pengertian Manajemen Operasional Menurut Para Ahli

  1. Jay Heizer dan Barry Render (2005;4), Manajemen operasional adalah serangkaian kegiatan yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan mengubah input menjadi output.
  2. Eddy Herjanto (2003;2), Manajemen operasional dapat diartikan sebagai suatu proses yang berkesinambungan dan efektif menggunakan fungsi fungsi manajemen untuk mengintegrasikan berbagai sumber daya secara efisien dalam rangka mencapai tujuan.
  3. Pangestu Subagyo (2000;1), Manajemen operasional adalah penerapan ilmu manajemen untuk mengatur seluruh kegiatan produksi atau operasional agar dapat dilakukan secara efisien.

Kesimpulan yang bisa kita ambil adalah bahawa management operasional adalah rangkaian upaya untuk menggabungkan unit unit usaha menjadi satu kesatuan dengan maksud dan tujuan yang sama.

 

Ruang Lingkup Manajemen Operasional

Manajemen operasional secara umum memuat ruang lingkup sebagai cakupan kerjaan yang harus diketahui dan dilaksanakan,aspek tersebut antara lain :

  1. Aspek Struktural, merupakan aspek mengenai pengaturan komponen yang membangun suatu sistem manajemen operasional yan saling berinteraksi antara satu sama lainnya. Aspek ini banyak mengatur tentang bagaimana suatu informasi dapat bersinergi tanpa adanya kesalahan antar divisi dalam suatu perusahaan.
  2. Aspek Fungsional, yaitu aspek yang berkaitan dengan manajerial dan pengorganisasian seluruh komponen struktural maupun interaksinya mulai dari perencanaan, penerapan, pengendalian maupun perbaikan agar diperoleh kinerja optimal. Aspek ini menitik beraykan pada proses berputarnya POAC dari masing masing divisi.
  3. Aspek Lingkungan, sistem dalam manajemen operasional yang berupa pentingnya memperhatikan perkembangan dan kecenderungan yang berhubungan erat dengan lingkungan.

Ketiga ruang lingkup ini tidak bisa berdisri sendiri. Artinya satu dengan yang lain sangat erat hubungannya. Jika satu tahap terlewatkan atau berjalan tidak maksimal maka akan berdampak pada tahapan selanjutnya.

Manajemen Operasional mengatur tentang berbagai unit operasional yang saling terhubung

Ruang lingkup manajemen operasional yanag terbilang cukup teknis adalah kegiatan yang sangat terkait dengan teknis pekerjaan dilapangan, terukur dan dan bisa dianalisa adalah salah satu ciri dari ruang lingkup teknis operasional. Hal tersebut meliputi bahasan sbb :

  1. Perencanaan jumlah kapasitas produksi yang optimal, kapasitas ini tergantung dari kebijakan produksi maupun jadwal yang sudah ada.
  2. Perencanaan bangunan pabrik, layout, desain tata letak fasilitas, maksudnya adalah layout bagunan, sehingga operasional perusahaan sterbantu untuk merencanakan sesuatu.
  3. Desain aliran kerja; hal ini bisa diartikan adanya flow chatoperasional produksi
  4. Manajemen persediaan; pada dasarnya pengaturan stok ini bisa terbagi menjadi 3 bagian stok pada suplier, stok gudang dan stok lapangan.
  5. Manajemen proyek; Merupakan manajemen pengaturan bagaimana sebuah proyek atau order bisa terselesaikan sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat dan disepakati antara marketing dan prooduksi.
  6. Membuat Skedul Kerja; adalah merupakan jadawal regular yang harus ada pada perusahaan. Sebab dengan adanya data ini akan mempermudah jadwal produksi dan pengiriman produk.
  7. Pengendalian dan Pengawasan Kualitas; yang terlibat langsung sebagai penanggung jawab adalah bagian QC

Itulah ruang lingkup management perusahaan khususnya operasional perusahaan. Semoga info ini bermanfaat untuk sahabat pengusaha dan siapapun yang membutuhkan.

Salam, Kang Wuri

> Baca juga artikel   Cara Mengelola Karyawan Agar Karyawan Senang dan Betah Untuk Bekerja

Tinggalkan komentar